<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="yes"?><oembed><version><![CDATA[1.0]]></version><provider_name><![CDATA[Chaos at the Sky]]></provider_name><provider_url><![CDATA[https://chaosatthesky.wordpress.com]]></provider_url><author_name><![CDATA[chaotic_iak]]></author_name><author_url><![CDATA[https://chaosatthesky.wordpress.com/author/chaoticiak/]]></author_url><title><![CDATA[Selesai Sudah.]]></title><type><![CDATA[link]]></type><html><![CDATA[<p><i>This post is in Indonesian. Sorry, but I don&#8217;t feel like I want to post a translation.</i></p>
<p>Saat post ini muncul, 31 Mei 2013 jam 20.30, kita sudah bukan lagi anak sekolah <span style="color:#c0c0c0;">(harusnya, kalo acara wisuda ga molor)</span>.</p>
<p>12 tahun yang luar biasa. Belajar berbagai ilmu, bertemu banyak teman baru, mendapat banyak pengalaman. Namun 12 tahun tersebut sudah berlalu. Segala sesuatu mempunyai awal dan akhir. <span style="color:#c0c0c0;">(Jangan komen soal math. Ikr pernyataannya salah, but let&#8217;s take it poetically.)</span> Teman, kita sudah menjalani banyak tahun bersama, dan kita harus menghadapi kenyataan bahwa kita tidak sekolah selamanya. Kita akan berpisah, menjalani hidup masing-masing, berpencar ke seluruh penjuru dunia.</p>
<p>Glenn, Kane, dan Yohanes. Kalian teman yang luar biasa. Rasanya ga ada kata-kata yang dapat menjelaskan betapa berartinya kalian. </p>
<p>Joey, Jay, Yosua. Kalian teman yang baik diajak ngobrol, diajak main game, dan banyak hal lainnya. Dan juga aku jadi tau setidaknya apa yang anak remaja yang &#8220;normal&#8221; suka obrolin.</p>
<p>Antonio, Peter, Echa. Saingan terberat di kelas, yang selalu memotivasiku untuk menjadi yang terbaik. Kita lihat pertarungan terakhir di nilai akhir. (Plus, kalian jadi teman main kartu yang bagus 😛 )</p>
<p>Sandra, Anna, Elisabeth, Jesslyn, Sharon, Yoane. Enam orang yang suka main kartu juga. Selain itu, enam orang yang sering nanya math 😛 Tapi bukan berarti kalian tidak diharapkan; aku justru berterima kasih. Aku bisa berbagi ilmu, aku bisa latihan mengajar, dan semoga kalian bisa memakai ilmu yang sudah diberikan. (Setidaknya cara berpikirnya; setiap kali diajarin, semua caranya runtut dan logis kan? Semoga kalian juga bisa berpikir runtut dan logis di kehidupan nyata.) <span style="color:#c0c0c0;">And yes, if you&#8217;re wondering, I do liked Yoane. Not so much now though, dia udah tolak</span> 😛</p>
<p>David, Mike, Adi, Merwyn, Mitzi. Rasanya kita kurang ada interaksi di kelas, tapi kalian tetap punya ciri khas masing-masing. David, dulu jadi pesaing ketat, sekarang nilainya jatoh. Tapi masih diperhitungkan. Mike, suka marah-marah, tapi intinya membantu aku untuk self-restrain. Adi, sedikit banyak mengajar musik. Merwyn&#8230;apa ya? Paling bikin kaget pas dapet 100 di kimia 😛 Mitzi mirip David. Dulu nilainya bagus, sekarang mulai padam cahayanya.</p>
<p>Syanne, rasanya kita ga pernah ngomong selama 3 tahun ini. Kalau kamu masih marah karena kejadian kelas 8/9, aku mau minta maaf, dan sekarang menunggu jawaban. Aku ga mau meninggalkan sekolah dengan satu masalah yang belum selesai. <strong>EDIT:</strong> Ok, dia maafin, yay 😀 Thanks ya, now I don&#8217;t think I left any problem with my social life 😀</p>
<p>Selain itu, orang selain kelas 12 IPA:</p>
<p>Indi. Salah satu terbaik di kelas juga, dan enak diajak ngobrol. Aku cukup tegang waktu kamu ngomong kelas 10 pindah sekolah, mikir bahwa temen-temennya kurang. Ternyata salah. Tapi tetep, kamu masih salah satu temen terbaik.</p>
<p>Wikki. Sama pendiamnya, pernah aku paksa ngerjain puzzle 😛 Kamu juga enak diajak ngobrol, bisa dengerin omonganku yang suka aneh arahnya.</p>
<p>Celia. Orang yang pernah saling bikin&#8230;something, lupa singkatannya, tapi yang bikin tulisan buat dibaca pas mau tidur (walaupun aku biasa bacanya right after getting it 😛 ). Juga orang paling pertama yang aku pernah suka <span style="color:#c0c0c0;">crapcrapcrap wtf did i just write</span>, dan sering diajak chatting tentang macem-macem.</p>
<p>There might be more, but I have terrible memory. Maaf kalau aku lupa nulis.</p>
<p>Buat guru-guru juga ada.</p>
<p>Guru favorit tetep P.Budi (Fisika). Guru paling gokil. 😛 Walaupun cuma ngajar setahun, impresinya luar biasa.</p>
<p>Guru kedua favorit ya B.Shintia (Biologi), yang udah ngajar 12 tahun biologi melulu. Good luck S2-nya 😀</p>
<p>Selanjutnya ada P.Juliawan (Math), B.Palupi (Kimia), Mr.Rein (Inggris). Masing-masing punya kesan sendiri. P.Jul punya ciri khas, kira-kira mirip P.Willy (Math kelas 11). B.Palupi jelas guru kimia yang paling berkesan, dan punya ciri khas ngajar dengan nada terkesan marah 😛 Mr.Rein guru paling baik secara non-akademik, yang paling care siswanya. Pelajaran Inggrisnya sendiri sih kurang berkesan 😦 tapi tetep bagus.</p>
<p>P.Rudi (B.Indonesia), P.Boyke (PKn), P.Helly (PE). Tiga guru ini punya kesamaan, sama-sama cukup gokil. Walaupun dalam kasus P.Rudi beda sendiri: gokil dengan memaksakan EYD yang benar di setiap saat 😛 P.Boyke sering cerita dan selalu bersemangat, dan P.Helly rasanya cukup jelas kerennya.</p>
<p>Guru-guru yang lain, walaupun kalian ga buat kesan yang terlalu besar, tapi kalian semua tetap luar biasa.</p>
<p>Well, selesai sudah. 12 tahun (walaupun beberapa temen cuma ketemu 6/9 tahun). 12 tahun yang luar biasa dalam hidup. Mungkin aku tidak akan menemukan lagi 12 tahun yang begitu berwarna seperti saat ini.</p>
<p>Thank you all, my dearest friends (even if you don&#8217;t consider me your friend). Till we meet again.</p>
]]></html></oembed>